-->
Ruang Politik

Akselerasi Pembangunan Desa, Bupati Irwan Hamid Hadiri Pemaparan Kesiapan TMMD Ke-129

MAKASSAR – Sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI dalam memacu kesejahteraan masyarakat pedesaan kembali diperkuat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129. Langkah taktis ini dinilai sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah isolasi geografis dan daerah tertinggal.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos., menghadiri kegiatan Pemaparan Kesiapan Pelaksanaan TMMD Ke-129 yang diselenggarakan oleh Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XIV/Hasanuddin, Kamis (18/6). Kabupaten Pinrang kembali dipercaya menjadi salah satu lokus utama pelaksanaan program lintas sektoral ini.

Dalam sambutan tertulis Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, yang dibacakan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin, ditegaskan bahwa TMMD merupakan poros penting operasi bakti TNI dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Program ini mencakup pembangunan infrastruktur fisik dan penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Langkah ini juga menjadi perwujudan konkret dari kemanunggalan TNI bersama rakyat untuk membangun ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh dalam Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta). Hal ini selaras dengan jargon utama yang diusung, yakni "Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa."

Merespons kepercayaan tersebut, Bupati Pinrang Irwan Hamid menyampaikan apresiasi tinggi atas penetapan kembali wilayahnya sebagai titik sasaran TMMD Ke-129. Menurutnya, penetrasi program ini berdampak instan dalam pemenuhan infrastruktur dasar yang selama ini dibutuhkan warga.

“TMMD merupakan salah satu program yang manfaatnya sangat nyata dirasakan masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, kebersamaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Irwan Hamid.

Lebih lanjut, Bupati Pinrang mengungkapkan bahwa di tengah dinamika kebijakan efisiensi anggaran daerah yang ketat, skema kolaborasi lewat TMMD hadir sebagai solusi alternatif yang cerdas bagi pemerintah daerah guna menjaga ritme pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan akar rumput.

Infrastruktur penunjang yang lahir dari TMMD diproyeksikan mampu membuka isolasi wilayah, meningkatkan konektivitas antar-desa, dan secara otomatis menstimulus perputaran roda ekonomi masyarakat lokal.

“Harapan kita tentu program ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun daerah,” tambahnya.




0


Scroll to Top