-->
Ruang Politik

Apresiasi Eksistensi Pesantren, Wabup Pinrang: Santri Adalah Pilar Strategis Pembangunan Karakter Bangsa

PINRANG — Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa komunitas santri merupakan elemen fundamental yang secara historis terus memberikan kontribusi masif bagi bangsa. Peran tersebut bertransformasi secara dinamis, mulai dari era perjuangan kemerdekaan, fase pengisian pembangunan, hingga konsistensi dalam menjaga fondasi moral dan keagamaan di tengah disrupsi zaman.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Wabup Sudirman saat menerima audiensi resmi dari jajaran pengurus Pondok Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Kaballangan. Pertemuan strategis ini berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Pinrang pada Selasa (2/6).

Dalam forum tersebut, Sudirman menyoroti signifikansi institusi pesantren sebagai lembaga pendidikan yang memiliki peran ganda (dual role). Pesantren dinilai berhasil memadukan keunggulan sains-teknologi dengan penguatan akhlakul karimah (moralitas luhur).

Indikator keberhasilan ini, menurut Sudirman, tercermin dari rekam jejak alumni Pondok Pesantren DDI Kaballangan yang mampu menempati berbagai posisi strategis dan meraih sukses di lintas sektor profesional. Hal ini mematahkan stereotip lama dan membuktikan bahwa sistem pendidikan pesantren memiliki daya saing yang tinggi di era modern.

“Pesantren telah banyak melahirkan generasi yang berhasil dalam berbagai bidang. Ini menunjukkan bahwa pendidikan yang diberikan tidak hanya membekali santri dengan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan akhlak yang baik,” ujar Wabup Sudirman.

Dari perspektif sosiologis, keberadaan pesantren memberikan dampak sosiokultural yang signifikan dalam mentransformasi masyarakat lokal. Kehadiran institusi ini terbukti menjadi stimulus dalam menciptakan lingkungan sosial yang religius, harmonis, dan kohesif.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pinrang memberikan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Haul Pondok Pesantren DDI Kaballangan yang akan digelar dalam waktu dekat. Agenda ini diproyeksikan tidak hanya sebagai ruang silaturahmi, melainkan sebagai momentum refleksi akademik dan penguatan visi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Pinrang.

Pemerintah daerah meyakini bahwa peningkatan kuantitas generasi muda yang mengenyam pendidikan berbasis pesantren akan berkorelasi positif dengan lahirnya mutiara bangsa yang cerdas, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi (social awareness).

Sebagai penutup, Sudirman Bungi berharap DDI Kaballangan dapat mempertahankan konsistensi dan eksistensinya sebagai salah satu pusat inkubasi intelektual Muslim di Sulawesi Selatan.

“Pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga tempat membentuk karakter generasi penerus bangsa. Kita berharap Pondok Pesantren DDI Kaballangan terus menunjukkan eksistensinya dalam melahirkan generasi muda yang intelek, berakhlakul karimah, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya.




0


Scroll to Top