-->
PINRANG – Bupati dan Wakil Bupati Pinrang terpilih, Andi Irwan Hamid dan Sudirman Bungi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pinrang atas dukungan yang telah diberikan sejak proses pemilihan hingga pelantikan yang berlangsung hari ini, Kamis (20/2/2024).
Pasangan ini resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pinrang periode 2024–2029 di Istana Negara, bersama ratusan kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia.
Dengan perolehan suara sebesar 47,21% pada pemilu November lalu, masyarakat Pinrang menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru ini.
Dalam pidato politiknya, Andi Irwan Hamid menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan positif bagi daerah.
Sejumlah program unggulan telah disiapkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Pinrang.
Program Unggulan
Sebagai bagian dari visi pembangunan, terdapat beberapa program prioritas yang akan dijalankan, di antaranya:
1. Percepatan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan guna meningkatkan konektivitas daerah.
2. Normalisasi jaringan irigasi dan pompanisasi untuk mendukung sektor pertanian dan perikanan.
3. BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat agar akses layanan kesehatan semakin merata.
4. Ketersediaan dan keterjangkauan pupuk bagi petani di sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan perikanan.
5. Pembangunan sekolah vokasi pertanian dan perikanan guna mencetak tenaga kerja terampil di sektor unggulan daerah.
6. Pendirian sentra edukasi UMKM dan ekonomi kreatif di setiap kecamatan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
7. Pembangunan Sport Centre di setiap kecamatan sebagai pusat kegiatan olahraga dan pengembangan bakat pemuda.
8. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi ASN.
9. Transformasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berbasis digital guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.
10. Pemenuhan akses air bersih, sanitasi, serta pengelolaan persampahan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
11. Insentif bagi kader kesehatan di Posyandu serta peningkatan insentif pegawai sara/guru mengaji, termasuk kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan.