-->
ENREKANG — Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Enrekang, Kamis (1/10/2026).
Upacara tersebut menjadi momentum untuk kembali memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus meneguhkan semangat persatuan di tengah berbagai tantangan sosial, termasuk perkembangan komunikasi di ruang digital.
Dalam upacara itu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Enrekang Zulkarnain Kara membacakan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sementara Ketua DPRD Kabupaten Enrekang Ikrar Eran Batu bertugas membacakan naskah Ikrar.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para Pahlawan Revolusi sekaligus merefleksikan keteguhan Pancasila sebagai dasar negara dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap persatuan bangsa.
Dalam amanat peringatan tersebut, nilai-nilai Pancasila ditekankan agar tidak hanya dipahami sebagai slogan atau hafalan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap toleransi, gotong royong, kemanusiaan, keadilan, dan persatuan.
“Pancasila tidak boleh berhenti sebagai jargon atau sekadar hafalan lima sila. Nilai-nilai luhur di dalamnya harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam peringatan tersebut.
Tantangan dalam menjaga persatuan juga semakin berkembang seiring dengan pesatnya penggunaan media sosial. Ruang digital yang seharusnya menjadi sarana komunikasi dan pertukaran informasi dapat berubah menjadi ruang polarisasi apabila tidak digunakan secara bijak.
Karena itu, etika dalam berinteraksi di ruang digital menjadi bagian penting dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Masyarakat diharapkan mampu menyaring informasi, menghindari narasi yang dapat memicu perpecahan, serta mengedepankan sikap saling menghargai.
Generasi muda pun memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai Pancasila. Sebagai kelompok yang sangat aktif di ruang digital, generasi muda diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun komunikasi yang sehat, toleran, dan bertanggung jawab.