-->
Pinrang - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Pinrang meluncurkan program Class Mentoring Beasiswa Unggulan, yakni program bimbingan intensif yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, baik program S1 maupun S2, melalui Beasiswa Unggulan.
Program ini diawali dengan kegiatan webinar yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Mei 2025, dini hari. Webinar tersebut mengusung tema “Unlocking Your Potential with Beasiswa Unggulan 2025: Tips, Trik, dan Strategi Sukses”, dengan menghadirkan narasumber yang merupakan penerima Beasiswa Unggulan (awardee), serta dibuka langsung oleh Ketua Forum Beasiswa Unggulan, Ade Pratama, yang juga bertindak sebagai keynote speaker.
Dalam sambutannya, Ade menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah positif dalam mendukung sosialisasi Beasiswa Unggulan, terutama di daerah-daerah yang masih memiliki partisipasi rendah.
“Di Sulsel, partisipasi penerima Beasiswa Unggulan masih tergolong rendah dibandingkan beberapa provinsi di Pulau Jawa. Padahal, kuota beasiswa yang tersedia hampir setiap tahun tidak terpenuhi. Oleh karena itu, kegiatan seperti yang diselenggarakan IMM Pinrang ini sangat diperlukan,” ujar Ade.
Sekretaris Umum PC IMM Pinrang, Multazam Mustadjab, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pendampingan dan pelatihan intensif kepada calon penerima Beasiswa Unggulan.
“Pendidikan tinggi adalah hak yang harus diperjuangkan. Meski sering kali kondisi ekonomi menjadi kendala, kita tetap harus berikhtiar. Maka dari itu, program ini menjadi salah satu upaya untuk menjemput peluang beasiswa dengan persiapan yang matang. Tanpa pendampingan saja belum tentu berhasil, apalagi tanpa persiapan sama sekali,” kata Multazam, yang juga merupakan staf Lazismu Pinrang.
Program bimbingan ini akan dimentori oleh para awardee Beasiswa Unggulan dari berbagai perguruan tinggi yang telah berpengalaman dalam proses pendaftaran hingga seleksi beasiswa sebelumnya.
Materi yang disampaikan dalam mentoring ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penyusunan esai, pelatihan wawancara, strategi serta latihan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), hingga konsultasi dan pendampingan berkas pada tahap akhir.
“Kami ingin memastikan bahwa kesempatan mendapatkan pendidikan melalui Beasiswa Unggulan juga dapat dirasakan oleh kader-kader IMM lainnya, khususnya mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar A. Nur Inayatul Aini, Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan PC IMM Pinrang yang juga menjadi mentor dalam program ini.
Salah satu peserta mentoring, Fatur, mahasiswa asal Yogyakarta, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini.
“Bimbingan seperti ini yang saya harapkan. Semoga bisa membantu proses pendaftaran hingga akhirnya bisa menjadi salah satu awardee Beasiswa Unggulan tahun ini. Aamiin. Saya merasa lebih siap dan percaya diri,” tuturnya.