-->
Ruang Edukasi

Imran Nur: Pelajar Muhammadiyah Harus Ambil Peran dalam Diplomasi Global

JAKARTA - ‎Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) melakukan audiensi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri pada Senin, 29 Desember 2025. Rombongan PP IPM dipimpin Ketua Bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional (HKI) PP IPM, Muhammad Imran Nur, dan diterima langsung oleh Analis Kebijakan Senior Divhubinter Polri, Komisaris Besar Polisi Don Gaspar Da Costa, S.H., Dipl.Tr.

‎Dalam pertemuan tersebut, Don Gaspar Da Costa memberikan arahan sekaligus nasihat strategis terkait pentingnya peran pelajar Muhammadiyah dalam dunia diplomasi. 

‎Ia menekankan bahwa generasi muda, khususnya pelajar, memiliki posisi strategis sebagai calon pelanjut estafet kepemimpinan bangsa di tingkat nasional maupun global.

‎Menurut Don Gaspar, penguatan kapasitas pelajar dalam bidang diplomasi internasional menjadi kebutuhan penting di tengah dinamika global yang semakin kompleks. 

‎Ia mendorong PP IPM untuk terus membuka ruang kolaborasi, meningkatkan literasi global, serta membangun jejaring internasional sejak dini.

‎Menanggapi hal tersebut, Muhammad Imran Nur menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi momentum penting bagi PP IPM untuk memperkuat orientasi kader di bidang hubungan internasional.

‎“Kami melihat diplomasi bukan hanya milik negara, tetapi juga ruang kontribusi generasi muda. Pelajar Muhammadiyah harus disiapkan sebagai duta nilai, gagasan, dan perdamaian di tingkat global,” ujar Imran.

‎Ia menambahkan, PP IPM berkomitmen untuk mendorong program-program pengkaderan yang adaptif terhadap isu global, termasuk diplomasi pelajar, kerja sama internasional, dan penguatan soft power pelajar Muhammadiyah.

‎“Arahan dari Divhubinter Polri menjadi bekal penting bagi kami untuk merancang langkah strategis ke depan agar pelajar Muhammadiyah mampu tampil percaya diri dan berdaya saing di kancah internasional,” tutupnya.




0


Scroll to Top