-->
Ruang Berita

Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Muncul di Kertanegara, Isyarat Posisi Wakil Menteri di Kabinet?

Jakarta, 14 Oktober – Presiden terpilih Prabowo Subianto terus menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan kabinet pemerintahan mendatang. 

Hari ini, Prabowo kembali memanggil sejumlah calon menteri, wakil menteri, dan kepala badan di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan. 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya persiapan intensif jelang pengumuman resmi struktur kabinet baru.

Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Harian Partai Gerindra, mengonfirmasi pertemuan tersebut. 

"Hari ini, mulai pukul 14.00 WIB, Prabowo mengundang calon wakil menteri, calon menteri, serta beberapa kepala badan," ujar Dasco saat ditemui di Jakarta.

Meski Dasco tidak merinci jumlah atau nama-nama yang hadir, ia menegaskan bahwa setelah seluruh calon anggota kabinet dipanggil, Prabowo akan mengadakan pembekalan khusus di Hambalang, Bogor, pada Rabu mendatang. 

"Besok akan ada pembekalan singkat untuk calon menteri di Hambalang, dan wapres terpilih dijadwalkan hadir," imbuhnya.

Sebelumnya, Prabowo telah memanggil 49 calon menteri, termasuk nama-nama besar seperti Erick Thohir, Sri Mulyani, Veronica Tan, Yusril Ihza Mahendra, dan Bahlil Lahadalia. Selain itu, sejumlah tokoh politik seperti Meutya Hafid, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, Abdul Mu’ti, dan Raja Juli Antoni juga turut bersaing dalam bursa calon menteri.

Proses seleksi ini telah berlangsung lama. Prabowo menyatakan bahwa dirinya telah melakukan pemantauan dan diskusi jauh sebelum mengundang para kandidat. 

"Saya sudah mempelajari nama-nama yang akan bergabung dengan kabinet jauh sebelumnya. Kami berdiskusi dan memantau kesesuaian mereka dengan visi pemerintahan," jelas Prabowo kepada media.

Pantauan media menunjukkan beberapa tokoh penting sudah tiba di Kertanegara. Salah satu yang menarik perhatian adalah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, yang spekulasi menyebut akan menduduki posisi Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran. 

Meskipun belum ada konfirmasi resmi, kehadiran Dzulfikar semakin memperkuat kemungkinan tersebut.

Langkah Prabowo memanggil calon-calon menteri, wakil menteri, dan kepala badan ini dinilai sebagai bagian dari upayanya memastikan formasi kabinet yang solid dan siap bekerja. 

Isu perlindungan pekerja migran, salah satu fokus utama dalam kabinet mendatang, juga menjadi perhatian publik seiring munculnya nama Dzulfikar dalam bursa tersebut.

Dengan semakin dekatnya pelantikan, publik menanti dengan antusias siapa saja yang akan dipercaya mengisi posisi strategis dalam kabinet baru. 

Prabowo diharapkan dapat merumuskan tim yang mampu membawa perubahan signifikan bagi Indonesia dalam lima tahun ke depan.




0


Scroll to Top