-->
PINRANG – Kerukunan Mahasiswa Pinrang Universitas Negeri Makassar (KMP UNM) menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Abdi Bina Desa (ABD) yang digelar di Dusun Indoapping, Desa Benteng Paremba pada tanggal 21-26 Juli 2026.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk menerapkan pengetahuan yang dimiliki secara langsung di tengah masyarakat. Melalui program ini, KMP UNM menghadirkan berbagai kegiatan yang berfokus pada pengembangan potensi desa, khususnya di bagian budidaya kakao, pengelolaan pariwisata dan sektor pendidikan.
Ridwan Pratama, ketua panitia Abdi Bina Desa, melaporkan berbagai item kegiatan yang sukses di jalankan oleh teman-teman panitia.
“Dalam perjalanan kegiatan ABD kami berhasil menggelar 3 item kegiatan di antaranya pengajaran kepada SDN 146 lembang, dan MI DDI Batulosso, seminar kakako dan juga pelatihan sadar wisata,” kata Ridwan.
Ia juga menyampaikan kan rasa terima kasih kepada masyarakat desa benteng paremba yang telah menerima dan membantu selama kegiatan berjalan.
“Mewakili teman-teman panitia ABD mengucapkan rasa terima kasih untuk seluruh lapisan masyarakat yang telah membantu dan menyukseskan kegiatan ini, semoga kegiatan ABD ini dapat berdampak dan bermanfaat bagi desa Benteng Paremba,” lanjutnya
Di lain sisi, Kepala Dusun Indoapping, Sahril, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan program pengabdian tersebut.
"Tentunya mewakili pemerintah desa patut kami syukuri atas kedatangan adik-adik mahasiswa KMP UNM karena telah memilih Dusun Indoapping sebagai lokasi kegiatan ABD," ujar Sahril.
Ia menilai sejumlah program yang dijalankan mahasiswa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Ucapan terima kasih juga tentunya karena dalam beberapa item kegiatan sangat berdampak bagi masyarakat dalam hal budidaya kakao dan pengelolaan pariwisata," lanjutnya.
Sementara itu, Presiden KMP UNM, Yusuf Abukhaer, menjelaskan bahwa Abdi Bina Desa merupakan program pengabdian yang lahir dari semangat mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa yang berasal dari berbagai jurusan berkolaborasi untuk menghadirkan solusi dan inovasi yang dapat mendukung pembangunan desa.
"ABD adalah kegiatan pengabdian yang di dalamnya adalah perpaduan ilmu pengetahuan mahasiswa untuk persentasian langsung ke dalam kehidupan bermasyarakat, guna untuk mendorong gebrakan-gebrakan baru untuk desa dan masyarakat," kata Yusuf.
Melalui program tersebut, KMP UNM berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong lahirnya inovasi yang berkelanjutan bagi pengembangan potensi Desa Benteng Paremba dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (Rls)