-->
Ruang Berita

Koordinasi Penanganan Banjir Lahan Persawahan di Pinrang

PINRANG — Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Pinrang menyampaikan aspirasi terkait banjir berkepanjangan yang menggenangi lahan persawahan dan menyebabkan tanaman padi mati serta berpotensi gagal panen.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD, Dinas Pertanian, dan PSDA Kabupaten Pinrang, Rabu (11/2/2026).

Banjir terjadi di Kecamatan Mattirosompe, meliputi Desa Samaenre, Patobong, Massulowalie, Mattongang Tongang, dan Siwolongpolong. Selain itu, genangan juga merendam lahan pertanian di Kecamatan Mattiro Bulu, tepatnya di Desa Banga-Banga, Punnia, dan sekitarnya.

Dalam RDP tersebut, sejumlah langkah penanganan disepakati. Dinas Pertanian akan memaksimalkan program OPLA (Optimalisasi Lahan Rawa) untuk mendukung pemulihan lahan terdampak.

Selain itu, Program Strategis Nasional (PSN) optimalisasi lahan muara dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026.

Pihak PSDA juga akan mengusulkan pembangunan jetty di muara sungai sebagai upaya mengurangi dampak banjir. Dalam waktu dekat, PSDA berkomitmen menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi dan pembersihan saluran pembuangan air di lokasi yang dinilai paling mendesak.

Beberapa minggu setelah mediasi, pada 25 Februari 2026, SPI kembali meminta realisasi hasil RDP, khususnya untuk titik-titik yang dianggap urgen. Dalam peninjauan lapangan, PSDA menyatakan alat berat akan segera diturunkan untuk normalisasi saluran pembuangan setelah banjir surut.

Ketua Wilayah SPI Pinrang, As’ad, berharap Pemerintah Kabupaten Pinrang memberikan perhatian lebih terhadap persoalan yang dihadapi petani. Ia menekankan pentingnya langkah cepat dan konkret guna meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kami meminta pemerintah daerah segera merealisasikan hasil RDP dan menangani titik-titik yang paling terdampak. Jangan sampai petani terus merugi akibat banjir berkepanjangan. Ini menyangkut kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah,” tegas As’ad.




0


Scroll to Top