-->
Pinrang - Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat upaya mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi antara Tim Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., Rabu (6/5).
Audiensi tersebut dilaksanakan setelah tim audit BPK menyelesaikan pemeriksaan terperinci terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Pinrang Tahun Anggaran 2025 selama beberapa pekan. Pertemuan ini menjadi bagian dari tahapan akhir audit sebelum berakhirnya masa pemeriksaan (exit meeting).
Dalam kesempatan tersebut, Tim Audit BPK memaparkan hasil pemeriksaan yang memuat sejumlah rekomendasi strategis guna memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan perbaikan dalam pengelolaan anggaran serta pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Pinrang.
Menanggapi hasil pemeriksaan tersebut, Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh BPK sebagai langkah perbaikan tata kelola pemerintahan.
“Rekomendasi ini menjadi bahan evaluasi penting agar pengelolaan keuangan daerah semakin baik, transparan, dan akuntabel. Pada akhirnya, hal ini akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sudirman Bungi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Audit BPK yang dinilai tidak hanya menjalankan fungsi pemeriksaan, tetapi turut memberikan pendampingan dalam proses pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, pendampingan tersebut memiliki peran penting dalam membangun sistem administrasi keuangan yang lebih tertata, efektif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Lebih lanjut, Sudirman menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap efektivitas pembangunan daerah, terutama dalam pelaksanaan program yang tepat sasaran, peningkatan infrastruktur, dan optimalisasi pelayanan publik.
“Jika pengelolaan keuangan berjalan dengan baik, maka setiap program pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Pinrang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, Inspektur Daerah Kabupaten Pinrang A. Haswidy Rustam, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Agurhan Madjid, serta sejumlah pihak terkait lainnya.