-->
Ruang Politik

Pemkab Pinrang Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah

Pinrang - Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) H. A. Fahruddin Renreng serta perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), menerima audiensi dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di ruang kerjanya pada Rabu (8/1).

SPPI, yang merupakan perpanjangan tangan dari Badan Gizi Nasional (BGN), hadir untuk membahas pelaksanaan program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah Kabupaten Pinrang. Program ini merupakan salah satu inisiatif unggulan Presiden Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan gizi dan kesehatan anak sekolah di seluruh Indonesia.

Dalam audiensi tersebut, Sekda A. Calo Kerrang mengapresiasi kehadiran SPPI sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program ini. Ia menegaskan bahwa program makan bergizi gratis akan memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak di Kabupaten Pinrang.

“Kami menyambut baik program ini karena memiliki manfaat signifikan bagi generasi muda di Pinrang. Namun, saat ini kami masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat sebagai pedoman pelaksanaan yang lebih terstruktur,” ujar Sekda A. Calo Kerrang.

Meskipun menghadapi tantangan teknis, Pemerintah Kabupaten Pinrang telah menyiapkan alokasi anggaran sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberhasilan program ini. Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Dalam penerapan skema 3 yang digunakan dalam pelaksanaan program ini di Kabupaten Pinrang, Sekda berharap agar para SPPI yang bertugas dapat berperan aktif sebagai pengawas serta penghubung antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Hal ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian kendala yang muncul di lapangan.

“Kami berharap SPPI tidak hanya berperan sebagai penggerak di lapangan, tetapi juga mampu menjalin komunikasi yang efektif dengan pemerintah pusat. Dengan demikian, kendala yang ada dapat segera disampaikan dan ditemukan solusinya agar program ini dapat berjalan sesuai harapan,” tambahnya.

 




0


Scroll to Top