-->
Jakarta, 6 Januari 2025 – Siswa yang berencana mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 diminta untuk memantapkan pilihan program studinya. Jalur SNBP ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendaftar berdasarkan prestasi akademik, namun tidak memungkinkan mereka untuk mengikuti jalur lain seperti Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) maupun Seleksi Mandiri.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok, menegaskan pentingnya pengambilan keputusan yang matang terkait pemilihan program studi.
"Pastikan prodi yang dipilih adalah program studi yang benar-benar diinginkan, baik pilihan pertama maupun kedua. Karena jika sudah memilih SNBP, siswa tidak bisa mengikuti SNBT dan Seleksi Mandiri," ujarnya dalam Sosialisasi Daring Pembuatan Akun SNPMB dan Pengisian PDSS Tahun 2025, Senin (6/1).
Wolok menjelaskan, pemilihan program studi harus disesuaikan dengan minat dan keinginan siswa.
"Sekolah dapat memilih apakah siswa mendaftar satu atau dua program studi. Namun, pastikan bahwa pilihan tersebut adalah yang benar-benar diinginkan oleh siswa. Sebab, setelah mendaftar melalui SNBP, siswa tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti jalur lainnya," tambahnya.
Untuk memastikan efisiensi dan akurasi dalam proses pendaftaran, Wolok juga mengimbau sekolah untuk hanya mendaftarkan siswa yang benar-benar mantap mengikuti jalur SNBP. Ia menekankan bahwa siswa yang diusulkan oleh sekolah tidak hanya harus berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen untuk mengikuti jalur ini.
"Kuota SNBP ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah, dan sekolah memiliki kewenangan untuk memilih siswa terbaik yang mau berpartisipasi. Jangan sampai siswa yang tidak berminat mengikuti SNBP dimasukkan ke dalam kuota, karena itu dapat merugikan sekolah dan siswa lain yang serius," jelasnya.
Proses pendaftaran akun sekolah untuk SNPMB 2025 resmi dimulai hari ini, 6 Januari, dan akan berlangsung hingga 31 Januari 2025. Panitia SNPMB mengingatkan pihak sekolah, siswa, dan operator sekolah untuk mematuhi ketentuan yang berlaku agar proses seleksi berjalan lancar.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan siswa lebih berhati-hati dalam memilih program studi sesuai minat dan potensi mereka, sehingga dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan maksimal.