-->
ENREKANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus memperkuat dukungan terhadap dunia pendidikan. Sebanyak 125 siswa jenjang SD hingga SMA menerima beasiswa dengan total bantuan mencapai Rp29.250.000.
Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis dalam rangkaian Temu Pendidik Nasional (TPN) XIII Kabupaten Enrekang yang berlangsung di SMP Negeri 1 Enrekang.
Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan siswa, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
Wakil Ketua II BAZNAS Enrekang, Arsil Bagenda, mengatakan penyaluran beasiswa merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
“Beasiswa ini diharapkan dapat membantu siswa yang membutuhkan, sekaligus mendorong mereka agar tetap bersemangat melanjutkan pendidikan,” kata Arsil.
Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya menyangkut proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga memastikan siswa memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan potensi dan menyelesaikan pendidikannya.
Sementara itu, pelaksanaan TPN XIII menjadi ruang bagi para pendidik untuk saling berbagi pengalaman, inspirasi, dan praktik baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
TPN XIII Kabupaten Enrekang mengusung tema “Cita-Cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia, Merawat Bumi Massenrempulu, Menjangkau Desa Dunia: Sinergi Pendidik dan Aksi Ekologis Lokal.”
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Ari Wibowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang Erik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yasrin Gau, Ketua BAZNAS Enrekang Siswandi Mazmur bersama Wakil Ketua II Arsil Bagenda, para pengawas sekolah, kepala satuan pendidikan, serta 163 peserta dari berbagai kabupaten dan kota.
Para peserta mengikuti berbagai agenda, di antaranya Kelas Pendidik, Kelas Pemimpin, Kelas Kompetensi, Cerdas Cermat Guru yang diikuti 27 tim, hingga Bincang Pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik, mengapresiasi pelaksanaan TPN XIII yang diinisiasi KGBN. Menurutnya, komunitas belajar memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kompetensi guru melalui budaya berbagi dan pengembangan praktik baik.
“Komunitas seperti ini sangat penting karena menjadi wadah bagi guru untuk terus belajar, saling menginspirasi, dan mengembangkan kompetensi. Terlebih di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), guru harus terus beradaptasi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik,” ujar Erik, Rabu (12/8/2026).
Ia menambahkan, forum seperti TPN juga memberikan ruang bagi para guru untuk memperluas jejaring, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat kualitas proses pembelajaran di sekolah.
Rangkaian TPN XIII Kabupaten Enrekang tersebut menjadi bagian dari perjalanan menuju puncak TPN XIII yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada November 2026.