-->
Ruang Politik

TMMD ke-129 Resmi Ditutup, Sinergi TNI dan Pemkab Pinrang Hadirkan Infrastruktur untuk Warga Tanra Tuo

PINRANG — Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 resmi ditutup di Desa Tanra Tuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Kamis (13/8/2026). Program kolaborasi TNI, Pemerintah Kabupaten Pinrang, Polri dan masyarakat tersebut menghasilkan sejumlah pembangunan yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga.

Penutupan TMMD ke-129 dilakukan Kepala Staf Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana.

Selama pelaksanaannya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diisi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan dan sosialisasi yang menyasar masyarakat serta pelajar.

Di sektor infrastruktur, program tersebut merealisasikan pembangunan jalan sepanjang 1.568 meter dengan lebar 5 meter, talud jalan sepanjang 3.136 meter, satu unit duiker dan empat unit gorong-gorong.

Selain itu, dibangun pula sumur bor di lima titik yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat, khususnya saat menghadapi kondisi kemarau.

Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, membuka akses antarwilayah serta mendukung berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi di Desa Tanra Tuo.

Tak hanya infrastruktur, TMMD ke-129 juga menyentuh sektor perumahan melalui renovasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Renovasi tersebut diharapkan memberikan hunian yang lebih layak, aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos, yang hadir dalam penutupan kegiatan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

«“Program seperti ini sangat bermanfaat karena hasilnya langsung dirasakan masyarakat. Infrastruktur yang dibangun akan membantu aktivitas warga, sementara kegiatan lainnya juga memberikan pengetahuan dan pembinaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Bupati Irwan.»

Bupati Irwan menilai pelaksanaan TMMD menjadi semakin penting di tengah keterbatasan anggaran pembangunan akibat kebijakan efisiensi. Melalui kolaborasi lintas sektor, sejumlah kebutuhan masyarakat tetap dapat diwujudkan secara bersama-sama.

Ia berharap program TMMD dapat kembali dilaksanakan di Kabupaten Pinrang pada masa mendatang, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan dukungan pembangunan.

«“Sinergi seperti ini perlu terus kita jaga. Dengan kebersamaan antara TNI, pemerintah, Polri dan masyarakat, berbagai kebutuhan pembangunan dapat kita jawab secara bertahap dan memberikan manfaat yang nyata,” ujarnya.»

Selain pembangunan fisik, berbagai penyuluhan dan sosialisasi yang dilaksanakan selama TMMD juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan sekaligus menjaga hasil pembangunan yang telah diwujudkan.

Bupati Irwan juga mengajak masyarakat untuk merawat dan memanfaatkan seluruh hasil pembangunan dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Yang sudah dibangun bersama ini harus kita jaga. Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat telah berkolaborasi untuk mewujudkannya, sehingga keberlanjutan manfaatnya juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Penutupan TMMD ke-129 turut dihadiri Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, jajaran Kodim 1404/Pinrang, Pemerintah Kecamatan Cempa, Pemerintah Desa Tanra Tuo serta unsur terkait lainnya.

Berbagai hasil pembangunan dan pemberdayaan yang dihadirkan melalui TMMD ke-129 diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan akses, aktivitas ekonomi, kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat Desa Tanra Tuo.




0


Scroll to Top