-->
Pinrang, 1 April 2025 – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Selasa (1/4) pukul 14.00 WITA. Akibat kejadian ini, beberapa rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan dinding.
Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pinrang, angin kencang menerjang enam wilayah, yaitu:
Kelurahan Padaidi, Kecamatan Mattiro Bulu
Desa Tassiwalie, Kecamatan Suppa
Desa Lero, Kecamatan Suppa
Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang
Kelurahan Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe
Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua
Cuaca ekstrem dan perubahan kondisi cuaca yang tiba-tiba diduga menjadi penyebab utama bencana ini. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sebanyak 16 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan total lebih dari 20 jiwa yang mengalami kerugian material.
Kerusakan rumah warga teridentifikasi sebagai berikut:
1 rumah rusak ringan (RR) di Kelurahan Padaidi, Kecamatan Mattiro Bulu
1 rumah RR di Desa Tassiwalie, Kecamatan Suppa
1 rumah RR di Desa Lero, Kecamatan Suppa
1 rumah RR di Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang
10 rumah RR di Kelurahan Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe
1 rumah RR di Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua
Hingga saat ini, taksiran kerugian akibat bencana ini masih dalam proses pendataan. BPBD Kabupaten Pinrang bersama pihak terkait telah melakukan berbagai langkah penanganan, seperti peninjauan lokasi, pendataan kerusakan, dokumentasi, serta koordinasi dengan pemerintah dan masyarakat setempat. Beberapa rumah yang terdampak telah ditutup sementara menggunakan terpal untuk mengurangi dampak lebih lanjut.
BPBD Kabupaten Pinrang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diharapkan segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.