-->
Ruang Politik

Bunda PAUD Pinrang Buka Workshop Pendidikan Inklusi dan Teken MoU Dukungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Pinrang – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Pinrang, Hj. A. Sri Widiyati A. Irwan, secara resmi membuka kegiatan Workshop Pendidikan Inklusi dan Perluasan Akses Layanan Pendidikan, yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD) dan Konseling Keluarga. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Jumat (9/5/2025).

Dalam sambutannya, Hj. Sri Widiyati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Pinrang.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk memastikan bahwa seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses layanan pendidikan, baik formal maupun nonformal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian lintas sektor dalam pengembangan pendidikan inklusi agar peningkatan kualitas pendidikan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan tiga nota kesepahaman sebagai bentuk sinergi dan dukungan terhadap pendidikan inklusi dan keluarga anak berkebutuhan khusus, yaitu:

1. MoU antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang serta Bunda PAUD dengan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM mengenai perluasan akses pendidikan inklusi.

2. MoU antara pihak yang sama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM terkait penanganan dan pengembangan anak berkebutuhan khusus.

3. MoU antara Dinas Pendidikan, Bunda PAUD, dan FORKASI (Forum Keluarga Spesial Indonesia) terkait dukungan kepada keluarga anak berkebutuhan khusus.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber nasional, yakni Prof. Dr. Abdul Saman, Ph.D., M.Si., Kons., Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM, dan Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Psi., M.Si., Dekan Fakultas Psikologi UNM, yang memaparkan pendekatan pendidikan dan psikologi dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, A. Macca, para pejabat Dinas Pendidikan, pemerhati pendidikan inklusi, serta berbagai pihak yang berkomitmen dalam pengembangan pendidikan inklusif di Kabupaten Pinrang.




0


Scroll to Top