-->
Pinrang – Perum Bulog Cabang Pinrang menghadapi kendala dalam menyerap gabah petani secara maksimal akibat tantangan operasional, salah satunya karena tidak memiliki armada angkutan sendiri.
Kepala Bulog Pinrang, Ivan Faisal, menjelaskan bahwa meskipun keterbatasan armada menjadi kendala, upaya penyerapan tetap dioptimalkan melalui kerja sama strategis dengan mitra penggilingan.
“Kami di Bulog sudah bekerja semaksimal mungkin. Memang kami tidak memiliki armada sendiri, tetapi kami bekerja sama dengan mitra penggilingan yang memiliki kendaraan,” ujar Ivan, Senin (14/4).
Hingga kini, Bulog Pinrang telah menggandeng 20 mitra resmi. Setiap mitra memiliki sejumlah anggota, sehingga total pihak yang terlibat dalam penyerapan gabah mencapai lebih dari 40.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Sinapati Rudy, mengapresiasi lonjakan produksi gabah tahun ini. Menurutnya, hal itu menjadi bukti keberhasilan pendampingan yang dilakukan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, kalau Bulog sampai kewalahan menyerap, itu berarti produksi kita meningkat. Ini adalah kebanggaan bagi kami,” paparnya, Senin (14/4)