-->
PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang memperkuat sistem koordinasi hingga tingkat kecamatan untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari pertanian dan pengairan hingga kebakaran serta distribusi BBM dan LPG bersubsidi.
Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos., bersama Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, dengan melibatkan kepala perangkat daerah serta camat se-Kabupaten Pinrang, Selasa (22/9).
Bupati Irwan menekankan pentingnya kehadiran pemerintah yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama dalam merespons persoalan yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
Menurutnya, setiap permasalahan di wilayah perlu segera diidentifikasi agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan tingkat kebutuhannya.
Salah satu langkah yang didorong yakni penguatan posko di tingkat kecamatan. Posko tersebut diharapkan menjadi pusat informasi dan koordinasi sehingga kondisi di lapangan dapat diketahui lebih cepat dan perangkat pemerintah dapat segera menentukan langkah penanganan.
Para camat juga didorong aktif memantau wilayah masing-masing serta membangun komunikasi dengan pemerintah desa, kelompok masyarakat dan perangkat daerah terkait.
Dengan pola tersebut, persoalan yang masih dapat diselesaikan di tingkat kecamatan dapat ditangani lebih cepat tanpa harus menunggu proses koordinasi yang lebih panjang.
Sementara persoalan yang membutuhkan dukungan lintas perangkat daerah akan dikoordinasikan pada tingkat kabupaten. Mekanisme ini diharapkan dapat memperpendek jalur komunikasi sekaligus mempercepat pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Pompa Kelompok Tani Diinventarisasi
Sektor pertanian dan pengairan menjadi salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut. Kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air mendorong pemerintah mencari langkah maksimal untuk mempertahankan lahan pertanian yang masih memungkinkan diselamatkan.
Salah satu langkah yang dibahas adalah melakukan pendataan dan inventarisasi pompa yang digunakan kelompok tani.
Pompa yang berada di wilayah dengan kebutuhan air yang mulai berkurang akan didata untuk melihat kemungkinan pemanfaatannya di wilayah lain yang membutuhkan dukungan irigasi.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan sarana yang telah tersedia sekaligus membantu petani mempertahankan tanaman dan lahan pertanian yang masih memiliki peluang untuk diselamatkan.
Distribusi BBM dan LPG Bersubsidi Diperkuat
Selain pertanian, distribusi BBM bersubsidi juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkab Pinrang mempersiapkan penerapan pola ganjil-genap sebagaimana kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Pola tersebut diharapkan dapat membantu mengendalikan kepadatan kendaraan di titik pengisian BBM, terutama kendaraan dari luar daerah yang berpotensi meningkatkan antrean.
Di sisi lain, pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi juga diminta dilakukan secara berkelanjutan. Pemeriksaan di lapangan diperlukan untuk memastikan LPG bersubsidi tersalurkan kepada masyarakat sesuai peruntukannya.
Pengawasan tersebut sekaligus diarahkan untuk mencegah praktik distribusi yang dapat memicu kelangkaan maupun kenaikan harga di tingkat konsumen.
Bupati Irwan menegaskan, seluruh langkah yang dilakukan pemerintah harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Pemerintah harus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Setiap persoalan yang muncul di lapangan harus cepat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan, sehingga masyarakat tidak merasa menghadapi persoalannya sendiri,” tegas Irwan.
Ia menambahkan, keberhasilan penanganan persoalan di lapangan membutuhkan sinergi seluruh jenjang pemerintahan, mulai dari pemerintah kabupaten, perangkat daerah, kecamatan hingga desa.
Dengan penguatan posko dan koordinasi berjenjang, Pemkab Pinrang berharap berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani lebih cepat, tepat dan terkoordinasi.Naskah ini sudah diarahkan menjadi berita yang lebih “menjual” secara jurnalistik, dengan fokus utama pada pesan Pemkab Pinrang mempercepat respons pemerintah melalui penguatan posko kecamatan.