-->
ENREKANG — Pemerintah Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan mendistribusikan air bersih secara langsung ke rumah warga di Kota Enrekang. Langkah ini dilakukan menyusul menipisnya pasokan air baku Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Massenrempulu yang berdampak pada terganggunya pelayanan air bersih.
Penyaluran air bersih tersebut dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfo dan Statistik) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Selasa (6/10/2026).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Enrekang, Hasan Basri, mengatakan distribusi air bersih merupakan bentuk respons pemerintah daerah untuk membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air di rumah masing-masing.
Menurutnya, air yang disalurkan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan penting masyarakat, terutama untuk memasak dan minum.
“Jadi hari ini, kita layani 16 rumah untuk tiga kali pengambilan air. Air bersih ini untuk kebutuhan memasak atau untuk minum,” kata Hasan Basri.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Enrekang menggunakan tandon berkapasitas 1.200 liter untuk mendukung pendistribusian air kepada masyarakat. Penyaluran dilakukan secara bertahap agar warga terdampak dapat memperoleh pasokan air sesuai kebutuhan.
Langkah tersebut diambil setelah pasokan dari tiga sumber air baku PDAM Tirta Massenrempulu semakin menipis. Kondisi ini menyebabkan pelayanan air bersih ke sejumlah rumah warga di Kota Enrekang mengalami gangguan.
Di tengah keterbatasan pasokan tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap mendapat perhatian melalui penyaluran air secara langsung.
Distribusi ini menjadi langkah penanganan sementara sembari mengantisipasi perkembangan kondisi sumber air baku yang terus berkurang.