-->
Pinrang – Semangat kebanggaan dan optimisme membuncah di Kabupaten Pinrang saat Musyawarah Wilayah (Musywil) XXV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Selatan resmi ditutup, Ahad (12/7). Acara yang mempertemukan ratusan kader pelajar Muhammadiyah dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan ini menjadi momen gemilang dalam mencetak generasi pemimpin muda yang siap berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kemajuan bangsa.
Kepercayaan Kabupaten Pinrang sebagai tuan rumah mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa bangga sekaligus melihat peluang emas untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mempererat silaturahmi antar-pelajar Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan.
“Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses kaderisasi yang sehat. Dari proses inilah akan lahir ide-ide baru, semangat baru, dan program-program yang diharapkan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Bupati Irwan di hadapan peserta dan undangan.
Ia menekankan bahwa dinamika organisasi, termasuk pergantian kepengurusan, adalah keniscayaan yang menandai pertumbuhan sehat sebuah organisasi. Bupati berharap kepengurusan IPM Sulawesi Selatan yang baru mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan, pembinaan karakter, kepemudaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, IPM selama ini telah membuktikan diri sebagai organisasi pelajar yang tidak hanya fokus mengembangkan kapasitas anggotanya, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan keagamaan.
“Semoga kepengurusan yang baru mampu menghadirkan program-program yang semakin bermanfaat, tidak hanya bagi kader IPM, tetapi juga bagi masyarakat Sulawesi Selatan secara luas. Kehadiran organisasi kepemudaan seperti IPM sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah,” harap Bupati Irwan.
Acara penutupan turut dihadiri Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Komisi B DPRD Sulsel Andi Azizah Irma Wahyudiyati, unsur Forkopimda Kabupaten Pinrang, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, pimpinan organisasi internal Muhammadiyah, serta peserta Musywil dari berbagai daerah. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini semakin mempertegas dukungan kuat terhadap regenerasi kepemimpinan pelajar Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.
Dengan semangat baru yang dilahirkan di Pinrang, Musywil XXV IPM Sulawesi Selatan diharapkan menjadi titik tolak lahirnya generasi muda yang lebih tangguh, inovatif, dan siap menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.