-->
Ruang Politik

Musda Golkar Pinrang Digelar 3 November, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

PINRANG — Persiapan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai dimatangkan. Agenda yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026 di Desa Alitta, Kecamatan Mattiro Bulu, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mendorong regenerasi kepemimpinan, serta merumuskan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua Panitia Pengarah Musda, Amri Manangkasi, mengatakan seluruh tahapan pelaksanaan Musda akan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Nomor 02 Tahun 2025, serta Petunjuk Teknis (Juknis) Nomor 03 Tahun 2026 tentang penyelenggaraan musyawarah daerah kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan Partai Golkar.

Menurut Amri, terdapat tiga tahapan utama dalam pelaksanaan Musda, yakni penjaringan bakal calon, pemilihan, dan penetapan. Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan organisasi guna memastikan proses berjalan tertib dan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Musda ini bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk melahirkan pemimpin yang mampu membawa organisasi semakin baik, memperkuat konsolidasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pinrang,” ujar Amri saat konferensi pers, Kamis (29/10/2026).

Ia menjelaskan, tahapan penjaringan bakal calon diawali dengan pengumuman pada 29 Oktober 2026. Pengambilan formulir pendaftaran berlangsung hingga 1 November 2026, kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran bakal calon pada 2 November 2026. Selanjutnya, Musda dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026.

Panitia membuka kesempatan bagi kader Partai Golkar yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses pencalonan ketua. Berdasarkan ketentuan yang disampaikan panitia, bakal calon ketua harus memperoleh dukungan sekurang-kurangnya 30 persen dari total 18 suara, atau minimal enam surat rekomendasi dukungan.

Amri menegaskan, seluruh mekanisme pencalonan menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban proses Musda sekaligus memastikan keputusan organisasi dapat dipertanggungjawabkan.

Selain memilih ketua baru, Musda Golkar Pinrang juga akan membahas program kerja dan rekomendasi partai melalui komisi-komisi sesuai bidangnya.

Komisi A akan membahas program kerja daerah dengan menitikberatkan pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Sementara itu, Komisi B akan membahas rekomendasi partai sebagai landasan dalam menentukan arah kebijakan dan langkah strategis organisasi ke depan.

“Harapannya, Musda ini menghasilkan keputusan yang tidak hanya memperkuat konsolidasi internal Partai Golkar, tetapi juga melahirkan program kerja dan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Pinrang,” tambahnya.

Musda kali ini mengusung tema “Konsolidasi dan Regenerasi dalam Upaya Menciptakan Partai Golkar yang Inklusif, Kuat, dan Modern.” Tema tersebut mencerminkan komitmen untuk memperkuat organisasi, mendorong regenerasi kepemimpinan, serta membangun partai yang mampu beradaptasi dengan perkembangan dan tantangan politik ke depan.

Bagi kader yang berminat mengikuti proses pencalonan ketua, pengambilan formulir dapat dilakukan di Gedung Golkar, lantai I, Sekretariat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Informasi lebih lanjut mengenai proses pendaftaran dapat diperoleh dengan menghubungi Harun melalui nomor 085255734338.

Panitia menyampaikan bahwa pengambilan formulir pendaftaran dikenakan biaya sebesar Rp5 juta.

Dalam struktur kepanitiaan, H. Usman Bengawan ditunjuk sebagai Ketua Penyelenggara, sedangkan Hj. Rusna menjabat Ketua Pelaksana. Adapun Panitia Pengarah diketuai Amri Manangkasi, dengan Soekarno, Harun selaku sekretaris pengarah, serta Hastan dan Salmon Sarah sebagai anggota.




0


Scroll to Top